TANJUNG TIGA – Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti MTs Amaliyah Tanjung Tiga pada Jum’at (22/5/2026). Madrasah Tsanawiyah (MTs) Amaliyah sukses menyelenggarakan Acara Khataman Al-Qur’an dan Wisuda Siswa Program Tahfidz Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa-siswi berprestasi yang telah berhasil menyelesaikan target hafalan mereka.

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Amaliyah Haji Muhammad Matin Karang Gading yaitu Ibu Hj. Syahrianah, S.Pd.I, para tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, serta seluruh orang tua/wali murid dari siswa program Tahfidz. Kehadiran para orang tua menambah kekhidmatan momen saat menyaksikan putra-putri mereka diwisuda.

Diawali Sambutan Kepala Madrasah

Rangkaian acara diawali dengan kata sambutan dari Kepala Madrasah MTs Amaliyah Tanjung Tiga, Bapak H. Syaheruddin, S.Ag, MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian para siswa program Tahfidz. Beliau juga mengapresiasi dedikasi para guru pengajar yang tanpa lelah membimbing para santri.

“Ini adalah momentum yang sangat berharga. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi anak-anak kita untuk terus menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak H. Syaheruddin.

Prosesi Khataman yang Khidmat

Puncak acara ditandai dengan prosesi khataman Al-Qur’an yang berlangsung dengan sangat khidmat. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Al Ustadz Abd Rahman, S.Pd.I. Suasana semakin syahdu dengan didampingi oleh dewan guru MTs Amaliyah Tanjung Tiga serta para asatidz dan asatidzah program Tahfidz, di antaranya: Ustadz Prawira Yudha Husada, Ustadz Jauharin, Ustadz As’ad Saifullah, Serta para Ustadzah pendamping lainnya.

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh para peserta wisuda berhasil menggetarkan hati para hadirin, bahkan tidak sedikit dari orang tua siswa yang meneteskan air mata haru sekaligus bangga.

Harapan Besar untuk Masa Depan

Melalui momentum kelulusan program Tahfidz ini, pihak madrasah dan yayasan menaruh harapan yang sangat besar kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

Diharapkan, seluruh siswa yang telah diwisuda dapat menjadi generasi muda yang selalu berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunah Rasulullah SAW. Selain menjadi penghafal, mereka juga dicetak untuk menjadi insan-insan yang berkualitas, berakhlakul karimah, serta berguna bagi nusa, bangsa, dan agama di masa depan.

Acara ditutup dengan doa bersama, foto dokumentasi antara siswa, orang tua, dan para guru, serta pemberian
ucapan selamat kepada para penghafal Al-Qur’an yang baru saja dikukuhkan. (Red)