Seni tilawah Al-Qur’an (atau sering disebut Seni Mujawwad) adalah seni melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara yang indah, menggunakan ritem, nada, dan hukum tajwid yang ketat.

Seni tilawah Al-Qur’an adalah perpaduan sempurna antara ketaatan syariat (tajwid) dan kebebasan ekspresi estetika (lagu). Seni ini membuktikan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi petunjuk bagi akal dan jiwa, tetapi juga merupakan sumber keindahan yang tidak pernah habis untuk digali.
Melalui seni tilawah, siswa-siswi MTs Amaliyah Tanjung Tiga tidak hanya diajarkan cara olah vokal atau berirama, tetapi juga ditanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap Al-Qur’an. Kedisiplinan dalam menjaga wudhu, kerapian berpakaian saat tampil, dan ketelitian dalam menjaga hukum tajwid secara tidak langsung membentuk karakter siswa yang disiplin, santun, dan khusyuk.

Seni tilawah di madrasah ini juga berfungsi sebagai inkubator atau tempat penyaringan bibit-bibit unggul untuk mewakili sekolah dalam ajang MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) atau Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah), mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.