
Siswa-siswi diajarkan kitab-kitab dasar seperti Safinatun Najah agar mereka paham betul tata cara bersuci (thaharah), shalat, dan puasa yang sah secara syariat sejak usia remaja.
Salah satu keistimewaan terbesar dari kajian ini adalah adanya Sanad Keilmuan. Ketika seorang siswa mengkaji sebuah kitab kepada gurunya, guru tersebut mendasarkan pemahamannya dari gurunya lagi, terus menyambung hingga kepada pengarang kitab asli, bahkan sampai kepada Rasulullah SAW.